3 Langkah Mudah Memilih Topik Untuk Blog Anda

Blogger yang baru memulai blog-nya pasti dihadapkan pada suatu masalah klasik: pemilihan topik. Tahap tersebut bisa dianggap mudah atau dianggap susah, itu semua terserah yang memiliki anggapan. Tapi menurut saya, memilih topik tidaklah sesulit itu. Saya memiliki cara mudah untuk menentukan topik yang sesuai untuk Anda jadikan blog. Cara tersebut saya dapatkan setelah terinspirasi dari e book “Become a Blogger Roadmap” karya Gideon Shalwick, blogger yang populer dengan video blog-nya, GideonShalwick.com.

Memilih Topik - via pixabay.com

Tiga langkah mudah versi saya adalah:
  1. Tulis topik yang Ada sukai
  2. Pilih topik yang menjadi keahlian Anda
  3. Seleksi lagi topik yang berpeluang mendatangkan untung
Tiga langkah sederhana itu akan menjadikan aktivitas blogging Anda lebih menyenangkan dan menguntungkan. Untuk mengetahui alasannya, baca terus artikel ini sampai selesai.


Langkah-langkah Memilih Topik yang Sesuai Untuk Anda


Menentukan sesuatu yang sesuai dengan Anda sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun juga tidak bisa disebut sangat mudah. Mungkin perbangingannya 50-50, lah. Namun, jika Anda mengikuti langkah di atas, mungkin persentase kemudahannya akan lebih tinggi. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah...

1. Tulis Daftar Sesuatu yang Anda Sukai


Hal pertama yang kita cari disini adalah sesuatu yang membuat Anda nyaman membahasnya. Jika Anda suka terhadap sesuatu, Anda tidak akan bosan membicarakannya berulang-ulang. Dan lagi, jika ada sesuatu yang tidak Anda ketahui tentangnya, Anda akan mencari tahunya dengan senang hati dan tanpa beban.

Jadi, hal pertama yang perlu Anda daftar adalah sesuatu yang Anda sukai. Tulislah lima puluh hal yang Anda sukai, entah itu kegiatan atau pun benda. Dan yang perlu Anda perhatikan adalah jangan berhenti menulis sebelum mencapai lima puluh.

Menulis Topik - via pixabay.com


2. Seleksi Sesuatu yang Anda Kuasai


Setelah selesai mendaftar lima puluh sesuatu yang Anda sukai, sekarang saatnya Anda melakukan seleksi. Pilihlah beberapa topik yang menjadi keahlian Anda, atau setidaknya Anda lebih tahu daripada orang di sekitar Anda. Hal ini penting untuk memudahkan Anda menulis sesuatu yang Anda sukai tersebut. Jika Anda baru saja suka bermain Pro Evolution Soccer namun belum mengetahui apa-apa tenangnya, apa yang akan Anda tulis? Cerita kekalahan Anda?

Memilih Keahlian - via pixabay.com

Anda bisa mengetahui sesuatu yang menjadi keahlian Anda dengan merenungkannya sendiri atau menanyakannya kepada orang di sekitar Anda tentang sesuatu yang menjadi keahlian Anda menurut mereka. Anda bisa menyeleksi hingga tiga puluh item.


3. Seleksi Sesuatu yang Berpeluang Menguntungkan


Setelah lengkap tiga puluh daftar topik yang Anda kuasai (atau setidaknya Anda lebih tahu), Anda bisa mulai mengecek peluang keuntungan topik tersebut. Anda bisa mengecek banyaknya orang yang mencarinya di Google Keyword Tool. Setelah Anda yakin topik tersebut memiliki jumlah pencarian yang sesuai dengan keinginan Anda, Anda bisa mengecek jumlah saingan Anda pada fitur pencarian standar di Google. Pilihlah keyword yang memiliki jumlah pencari lumayan banyak dan saingan lumayan sedikit. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah bersaing dalam jangka waktu yang tidak terlampau lama untuk mendapatkan citra baik di mata mesin pencari maupun calon pengunjung baru

Pada langkah ini, Anda akan menemukan beberapa topik yang berpeluang untuk dijadikan blog. Anda bisa memilih salah satu, beberapa, atau bahkan semua topik yang menguntungkan sesuai dengan pengamatan yang Anda lakukan.

Topik yang Menguntungkan - via pixabay.com

Langkah diatas hanyalah garis besar pemilihan topik. Untuk selanjutnya, mungkin saya akan memaparkan tentang prosesnya secara terperinci. Namun yang perlu Anda perhatikan, seperti kata Yaro Starak, jangan terlalu lama melakukan pemilihan topik jika Anda tidak benar-benar ahli dalam hal ini. Yang perlu segera Anda lakukan adalah mencari topik yang cocok, lalu mencoba melakukan blogging dengan topik tersebut.


Kesimpulan


Jika diringkas, hal yang perlu Anda lakukan adalah tulis lima puluh hal yang Anda sukai, seleksi menjadi tiga puluh topik yang Anda kuasai atau setidaknya yang Anda ketahui, lalu seleksi lagi menjadi topik yang dapat menghasilkan untung.

Jumlah yang saya paparkan sebenarnya bukanlah suatu keharusan. Anda tidak akan berdosa jika meninggalkannya. Namun untuk hasil yang maksimal, sebaiknya Anda melakukan sesuai dengan jumlah yang saya sebutkan.

Anda memiliki pendapat lain atau ingin menanyakan sesuatu? Jangan ragu untuk menuliskan uneg-uneg Anda pada form komentar!

:-)

Blogger,


Muslim Aswaja

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mengubah Icon Marker di Google Map Javascript

Project Leader CodeIgniter Meninggal Dunia

Penamaan Tabel yang Baik di Database: Plural atau Singular?