Langsung ke konten utama

Saya Mematikan Adsense di Blog Ini

Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi Robbil 'Alamiin. Allahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad.

Tadi pagi (atau siang), saya menerbitkan tulisan perihal proyek pribadi yang sedang saya kerjakan. Setelah saya menerbitkannya, saya sebenarnya memiliki keinginan untuk menulis lagi. Namun, saya merasa sudah lelah saja. Saya malah melanjutkan aktivitas saya dengan menonton drama Korea.

Akhirnya, sore ini saya merasa agak lebih bugar. Jadi, saya mulai menuliskannya saja. Yah. Meskipun tulisan kali ini juga tidak berkaitan dengan topik blog ini. Saya merasa tidak terbebani lagi perihal apa yang saya tulis di blog ini karena saya tahu tidak ada yang membaca blog ini.

Memangnya, Apa yang Saya Lakukan?

Jadi, sudah sejak beberapa hari yang lalu, saya memiliki keinginan untuk mematikan widget Adsense di blog ini. Jika Anda pernah mengunjungi blog ini beberapa waktu yang lalu, Anda akan menemui beberapa banner iklan. Namun, tadi pagi, saya mematikan widget tersebut.

Screenshot tampilan Adsense di Blogger yang nonaktif
Gambar 1. Pengaturan Adsense di Blog Ini Nonaktif


Mengapa Saya Melakukan Hal Ini?

Sebenarnya, saya memiliki pemikiran ini semenjak beberapa bulan yang lalu. Saya memiliki pemikiran ini karena beberapa alasan.

Pertama, Adsense tersebut tidak ada gunanya karena tidak ada yang mengeklik. Seperti yang telah saya tulis pada tulisan saya sebelumnya, blog ini tidak menghasilkan banyak pengunjung. Minim pengunjung itu sama saja dengan minim klik Adsense. Minim klik Adsense itu sama saja dengan minim income.

Bahkan ini lebih parah karena tidak ada satu pun yang mengeklik Adsense-nya.

Kedua, banner Adsense tiba-tiba tidak muncul, namun space untuk menampilkannya masih ada. Hal ini menyebabkan ada bagian yang terlihat kosong di blog saya karena saya sudah menyiapkan sebidang area untuk menampilkan adsense, namun iklannya tidak muncul. Saya kurang suka tampilan blog saya yang seperti itu.

Akhirnya, saya menghapusnya tadi siang. Mumpung saya membuka Blogger, pikir saya. Hehe.

Apa yang Saya Harapkan Setelah Melakukan Hal Ini?

Saya berharap, dengan saya menghapus Adsense di blog ini, saya menjadi semakin lepas dalam memublikasikan tulisan di blog ini karena sudah tidak ada beban. Jujur saja, adanya Adsense membuat saya memiliki beban.

Saya juga berharap, pembaca semakin merasa nyaman membaca di blog ini karena tidak terganggu dengan iklan. Itu pun jika ada yang berminat membaca blog ini. Hehe.

Wallahul muwafiq ilaa aqwaamith thooriq.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Update dari Composer 1 ke Composer 2 di Ubuntu 20.04

Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin. Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad. Apakah Anda selalu sebal ketika menjalankan composer install atau composer update karena kecepatannya sangat lambat? Jika iya, berarti kita mengalami hal yang sama. Saya juga mengalami hal tersebut. Saya selalu mengalaminya saat menggunakan Composer versi 1. Dalam pengumumannya pada 24 Oktober 2020, Composer mengumumkan bahwa mereka telah merilis Composer versi 2. Hal yang paling menarik perhatian saya tentu saja pada peningkatan performanya. Anda bisa melihatnya di sini . Gila. itu cepet banget, sih, menurut saya. Tentu, saya tertarik meng- upgrade versi Composer saya agar bisa menikmati kecepatan tersebut. Ingat, ngoding itu membutuhkan waktu yang lama. Cukup ngoding yang lama, composer install jangan.   Sebenarnya, saya sudah menemukan cara meng- upgrade Composer 1 ke Composer 2 di sistem yang saya gunakan, Ubuntu 20.04 di sini . Namun, saya ingin menuliskannya lagi

Cara Mengatasi "Access denied for user 'root'@'localhost' (mysqli_real_connect(): (HY000/1698))" di Ubuntu 20.04 LTS

Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin. Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad. Apakah Anda selalu menjumpai error tersebut ketika melakukan update di Ubuntu Anda? Jika iya, berarti kita mengalami hal yang sama. Saya juga selalu mengalami hal tersebut setiap selesai menjalankan sudo apt upgrade . Well . Sebenarnya tidak selalu. Mungkin lebih tepatnya adalah ketika sistem melakukan update pada MySQL-nya. So , pada artikel kali ini saya menunjukkan cara yang saya lakukan untuk mengatasi error tersebut. Ohiya. Sebenarnya, saya sudah lama menemui error ini dan sudah mengatasinya berulang kali dengan membuka kembali link ke StackOverflow yang pernah saya ceritakan pada artikel terdahulu . Lalu, mengapa saya menulis ini? Agar saya lebih mudah saja melakukannya secara terstruktur tanpa harus klik dan scroll-scroll jawaban di StackOverflow tadi. Baiklah, mari kita mulai saja. Langkah-langkah Mengatasinya Pertama, buka terminal . Buka mysql sebagai root

Cara Mengatasi "Login without a password is forbidden by configuration (see AllowNoPassword)" di Ubuntu 20.04 LTS

Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin. Allahumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad. Apakah Anda menjumpai error tersebut setelah meng- install MySQL Server di Ubuntu Anda? Jika iya, berarti kita mengalami hal yang sama. Saya juga mengalami hal tersebut setelah meng- install MySQL Server. So , pada artikel kali ini saya menunjukkan cara yang saya lakukan untuk mengatasi error tersebut. Ohiya. Sebenarnya, saya sudah lama menemui error ini dan sudah mengatasinya berulang kali dengan membuka kembali link ke StackOverflow yang pernah saya ceritakan pada artikel terdahulu . Lalu, mengapa saya menulis ini? Agar saya lebih mudah saja melakukannya secara terstruktur tanpa harus klik dan scroll-scroll jawaban di StackOverflow tadi. Baiklah, mari kita mulai saja. Langkah-langkah Mengatasinya Pertama, buka terminal . Buka /etc/phpmyadmin/config.inc.php menggunakan nano dengan menjalankan perintah berikut. sudo nano /etc/phpmyadmin/config.inc.php Masukkan passw